Suatu saat Vincent membuat aku ama misua tertawa geli. Tiba2 dia menarik tangan papanya sambil berkata, “Pa… bobo…” Kami mengira Vincent akan berjalan menuju kamar karna dia pengen bobo.
Namun ternyata dia menarik tangan papanya menuju kursi panjang di ruang tamu. Bantal kursi dia letakkan kemudian dia berbaring. Setelah rebahan, tangan kanannya memegang kaki kanan sambil berkata, “Pa… pijit… pijit…” He.. he.. ternyata dia minta dipijitin.
Memang papanya suka mijitan kaki dan tangannya klo Vincent mo bobo ato lg rebahan… dan bbrp hari terakhir papanya nggak smpt mijitin Vincent. Vincent ternyata keingetan kebiasaan papanya yg suka mijitin dia, lalu dia minta hal tersebut apalagi ngomongnya dah lumayan lancar.
Senang sekali rasanya tiap hr merhatiin prkembangan Vincent. Setiap kali haus dia selalu minta air putih ( klo susu aku msh ksh batesan waktu ), klo ngantuk dia juga dah mau bilang bobo, klo mau kue kemasan dia akan ambil sendiri kemudian dia minta dibukain, “Mama buka kue…” , ato klo nggak gitu dia akan berkata, “Mama mau kue…”
Nggak cuman itu, dia juga udah bisa menolak. Klo mau di ksh susu ato mau disuapin, sedangkan dia belom mau dia akan berkata, “Enggak… enggak… sambil tangannya digoyangkan isyarat dia nggak mau… Dia juga sudah bisa menunjukkan ttng barang kepunyaan misalnya :
“Dek itu mobil siapa?” tanyaku.
“Obi punya Pakde baguf (blm bisa nyebut bagus),” Jawab Vincent.
Trus klo ditanya, “Dek itu motor siapa?” Vincent akan menjawab: “Moto punya papa… “ klo motor itu berada di dlm rumah kami, tp klo menunjuk motor tetangga depan rumah kami, dia akan menjawab : “Moto punya Om Edo…” dan laen2.
Ini cerita waktu vincent baru berusia 21 bulan. Sekarang dia sudah 2 tahun 8 bulan, ngomongnya jg sdh lancar sekali. Bahkan skr kalau minta dipijit sama papanya, vincent dah bisa pura2 bilang “papa badan picent sakit pa.. pijit pa…” Semula sih suami suka cari2 dg seriusnya, mana yg sakit. Belakangan jd tahu, itu cara vincent minta dipijit hahaha…..

